Skip to main content

Posts

COMPONENT-LEVEL DESIGN

Component-level design, atau juga dikenal dengan procedural design, baru ada setelah data, arsitektur dan rancangan antarmuka dibuat terlebih dahulu. Component-level design tujuannya adalah untuk menterjemahkan model design ke bentuk software yang akan dibuat. Namun dikarenakan abstraksi model design yang sudah ada relatif tinggi sedangkan abstraksi tingkat program operasionalnya rendah, maka proses penterjemahannya ini menjadi sebuah tantangan tersendiri. Menurut Edsgar Dijkstra, dalam perlkuliahannya mengatakan [DIJ72]: “Software ini berbeda dibanding dengan produk lain, dimana aturannya adalah semakin tinggi kualitas akan berdampak pada harga. Orang yang benar-benar ingin memperoleh software yang dapat diandalkan akan percaya bahwa mereka harus bisa menemukan suatu alat/cara untuk menghindari memulai suatu sistem dengan bug, dan hasilnya adalah, proses programming menjadi lebih murah . . . programmer efektif . . . tidak boleh menghabiskan waktunya untuk memperbaiki debugg—mereka se...

Trend Terbaru Software Dan Karakteristiknya

Pendahuluan Tak dapat dipungkiri lagi bahwa dalam jangka waktu yang relatif singkat, Internet dan World Wide Web (biasa disebut dengan web) telah berkembang dengan sangat pesat sehingga dapat melampaui kecepatan perkembangan teknologi lainnya di dunia. Internet dan web juga berkembang pesat dalam hal jangkauan dan luas bidang kegunaan yang secara nyata mempengaruhi beberapa aspek kehidupan. Industri, seperti manufaktur, biro perjalanan, rumah sakit, perbankan, pendidikan dan pemerintahan menggunakan web untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka. Fenomena ini membuat trend rekayasa perangkat lunak beralih dari program aplikasi desktop menjadi program aplikasi under web. Saat ini sudah banyak perusahaan yang menggunakan program aplikasi under web untuk unit bisnisnya baik yang dikembangkan sendiri melalui departemen IT di tempatnya ataupun membeli dari pengembang software. Gambar 1. Contoh Aplikasi Under Web Konsep Perangkat Lunak Berbasis Web Aplikasi internet merupakan suatu jeni...

Konversi Tanggal Excel ke MySQL

Format tanggal antara MS Excel dan MySQL berbeda satu sama lainnya, sehingga pada saat mencoba untuk mengimport file CSV atau TXT (format file yang disimpan menggunakan Save As dari data Excel) maka tanggalnya akan berisi 0000-00-00. Untuk mengatasinya data dari file excel sebelum disimpan ke file CSV atau TXT perlu dikonversi terlebih dahulu, berikut adalah formula untuk mengkonversinya, letakkan rumus ini disamping kolom tanggal. Ganti (A1) Sesuaikan dengan alamat baris kolom yang ada buat, semoga bermanfaat... =CONCATENATE(CONCATENATE("",YEAR(A1)),IF(LEN(MONTH(A1)) =1,CONCATENATE("0",MONTH(A1)),MONTH(A1)),IF(LEN(DAY(A1)) =1,CONCATENATE("0",DAY(A1)),CONCATENATE("",DAY(A1))))

Sistem Informasi Akadmik

Saya sedang membuat program aplikasi sistem informasi akadmik dengan tampilan awal seperti tampak pada gambar di bawah. Tampilan SIKAD Tampilan Webnya

Teknik Pengumpulan Sample

Jika populasi kurang dari 100 orang dan mudah dijangkau sebaiknya digunakan teknik pengambilan sampel sensus atau sampel jenuh. Jika populasi relatif besar dapat digunakan teknik pengambilan sampel sebagai berikut : Acak sederhana (simple random), apabila semua anggota populasi diberikan kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel penelitian. Proporsional (proportional), apabila karakteristik populasi terdiri dari kategori, kelompok atau golongan yang setara atau sejajar. Stratifikasi (stratified), apabila populasi terdiri atas kategori-kategori atau kelompok-kelompok yang memiliki susunan bertingkat. Purposif (purposive), apbila pemilihan sampel didasarkan pada karakteristik atau ciri-ciri tertentu berdasarkan ciri atau sifat populasinya. Kuota (quota), apabila penentuan jumlah sampel dilakukan terlebih dahulu sebelum penelitian dilakukan. Kluster (cluster), apabila pemilihandan penentuan sampel didasarkan pada kelompok-kelompok individu, bukan pada individu. Insidental, apabila...

Teknik Pengumpulan Data

eknik pengumpulan data yang lazim digunakan : 1. Studi Lapangan : Kuesioner/Angket. Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang dibuat berdasarkan indikator-indikator dari varibel penelitian yang harus direspon oleh responden. Wawancara. Wawancara dapat dilakukan secara : (1) Terbuka (open-ended), peneliti bertanya kepada responden kunci tentang fakta-fakta suatu peristiwa dan opini mereka mengenai peristiwa yang ada, (2) Terfokus (responden diwawancarai dalam waktu yang pendek), dan (3) Terstruktur (menggunakan pertanyaan yang terstruktur). Observasi. Teknik ini digunakan untuk mendapatkan fakta-fakta empiris yang tampak (kasat mata). Dokumentasi. Teknik ini dilakukan dengan memanfaatkan dokumen-dokumen tertulis, gambar, foto, atau benda-benda lainnya yang berkaitan dengan aspek-aspek yang diteliti. 2. Studi Pustaka Studi pustaka dilakukan dengan cara mempelajari, mendalami, dan mengutip teori-teori atau konsep-konsep dari sejumlah literatur, baik buku, jurnal, majalah, koran, atau karya ...

Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang umum digunakan, yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan kondisi variabel penelitian, antara lain dengan cara melihat skor minimum, skor maksimum, jangkauan (range), mean, median, modus, standar deviasi dan variansnya yang dilengkapi dengan tabel frekuensi berikut histogramnya. Statistik inferensial digunakan untuk menguji hipotesis dan membangun generalisasi penelitian. Formula dan rumus statistik disesuaikan dengan jenis penelitiannya : asosiatif atau komparatif.